Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaNasional

Presiden Berhentikan Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional

7
×

Presiden Berhentikan Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA — Dadan Hindayana resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Pergantian pimpinan lembaga yang bertanggung jawab atas program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

​”Pada hari ini Selasa, 2 Juni 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional. Pertama, Saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional; kedua, Saudara Lodewijk Paulus sebagai Wakil Kepala; dan ketiga, Saudara Sony Sanjaya sebagai Wakil Kepala,” ujar Prasetyo di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6/2026), dilansir dari detikNews.

Example 300x600

​Dalam kesempatan tersebut, Prasetyo juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Dadan beserta jajaran pimpinan BGN yang lama atas kontribusi mereka selama ini.

​”Tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi selama ini dalam membangun fondasi serta mengembangkan Badan Gizi Nasional,” imbuhnya.

​Rekam Jejak Dadan Hindayana di BGN

​Sebagai kilas balik, Dadan Hindayana pertama kali dilantik oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di penghujung masa jabatannya pada Senin, 19 Agustus 2024. Saat itu, Dadan dipercaya untuk menakhodai lembaga baru ini guna mempersiapkan dan mengawal program makan bergizi gratis yang dicanangkan oleh pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

​Di luar karier birokrasinya, Dadan merupakan seorang akademisi. Ia aktif sebagai dosen di Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB).

​Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) Kemendikbud, Dadan meraih gelar sarjana di IPB (1986–1990) sebelum akhirnya melanjutkan studi pascasarjana di Jerman, tepatnya di University of Bonn dan Leibniz Universität Hannover hingga lulus pada tahun 1997.

​Dengan kualifikasi akademik tertinggi bergelar Doktor (S3), Dadan menyandang jabatan fungsional sebagai lektor. Ia juga dikenal produktif menelurkan berbagai karya ilmiah yang menembus jurnal internasional, di antaranya:

​Preferensi Serangan Tikus Sawah (Rattus argentiventer) Terhadap Tanaman Padi

​Keanekaragaman dan Peran Fungsional Serangga Ordo Coleoptera di Area Reklamasi Pascatambang Batubara di Berau, Kalimantan Timur (Z)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *